Tanjungbalai – Nasional Tribun news
DPC Tunas Prabowo 08 Tanjungbalai meminta Dinas Pendidikan untuk lebih selektif dalam mengelola APBD dan Dana BOS 2026, mengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan ¹.
Tanjungbalai – Nasional Tribun news com.i.com
Dewan Pimpinan Cabang Tunas Prabowo 08 Kota Tanjungbalai, menghimbau kepada Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai khususnya kepada PLT. Kadis dan perangkatnya dalam melaksanakan pengawasan dan pelaksanaan pekerjaan yang dibiayai oleh Dana APBD Dan Dana Bos untuk Tahun Anggaran 2026, pada Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai. Selasa, 20 Jan 2026.
DPC. Tunas Prabowo 08 Kota Tanjungbalai, memantau selama ini pekerjaan dan pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai dalam mengawasi pelaksanaan pekerjaan maupun kegiatan yang dibiayai oleh APBD maupun Dana Bos kurang selektif dan efektip, terkesan pengawasannya asal jadi saja dan sering diduga kurang tegas bahkan ikut dalam melakukan banyak hal yang diduga tidak pada tempatnya seperti penyimpangan.
Hal ini dikatakan ketua DPC. Tunas Prabowo 08 Kota Tanjungbalai melalui Sekretaris DPC. bung Rahmad Hidayat. Dikatornya didaerah Sipori – Pori Kel. Kapias pulau buaya, kec. Teluk Nibung Kota Tanjungbalai.
Hal senada juga diutarakan wakil ketua DPC, bung Guntur Syahputra, beliau menambahkan bahwa seiring pengamatan kami dilapangan bahwa Pejabat yang berkompeten di dinas pendidikan kota Tanjungbalai, kadang tidak pernah terlihat dalam pengawasan pekerjaan yang dibiayai dana APBD, dan terkesan dibiarkan pelaksanaan begitu saja dan tak jarang hasilnya kurang memuaskan. Baik itu pembangunan gedung sekolah, palisitas ruang belajar maupun sarana dan prasaran untuk pendidikan.
Kami menghimbau kepada walikota dan wakil walikota Tanjungbalai agar bisa memberikan masukan dan arahan yang benar pada pejabat yang berkompeten di bidangnya pada Dinas pendidikan kota Tanjungbalai. Jangan dibiarkan seolah tidak perduli pada kemajuan pendidikan di kota Tanjungbalai.
Disela – sela maraknya sikap pemerintah pusat khususnya Program yang lagi digalakkan Presiden RI, Bapak Prabowo untuk melakukan yang terbaik pada dunia pendidikan agar dunia pendidikan melahirkan regenasi – regerasi yang pinter, cerdas dan mampu bersaing diranah internasional.
Salah satu program Bapak Presiden RI yang lagi marak dan semangat adalah Makan Bergizi Gratis ( MBG ). Serta memberi bantuan melalui sarana dana bos untuk kemajuan yang signifikan pada dunia pendidikan.
Kami juga memantau tentang pelaksanaan yang dibiayai oleh dana bos baik dari beberapa tahun yang lalu dan sampai pada tahun 2025 sangat mengesalkan karna kurang baiknya management yang lakukan dalam pengelolaan pemakaian dana bos baik oleh kepala sekolah yang menerima dana maupun dari pihak dinas pendidikan kota Tanjungbalai itu sendiri sebagai otoritas pelaksana dan pengawasan.
Hal yang menyimpang banyak kami jumpai dilapangan pada sekolah yang menerima kucuran dana, seperti kami duga adanya pengbekapan pada oknum pejabat tertentu yang membecking satu pemasukan atau owner barang distribusi untuk dana bos.
Banyak juga kami jumpai dilapangan, adanya inkasi penyimpangan terstruktur salah satunya diduga adanya oknum kepsek yang mempunyai bisnis sendiri dan mempunyai cara pembayaran barang sendiri dari pembiayaan yang dibiayai dana bos.
Kami berharap kedepan khususnya kepada Pak Walikota Dan Pak Wakil Walikota Tanjungbalai dapat melakukan pengawasan berupa himbawauan atau tindakan yang dapat merubah semua simtim dan indikasi yang diduga melakukan penyimpangan, agar dunia pendidikan dikota yang berselogan TanjungblainEmas ini dapat tempat dan prestasi pendidikan ditingkat nasional.
Pewarta : Korwil Sumut / is..Anton)
Nasional Tribun news com.
