Skip to content
Rabu 21 Oktober 2026

Polri hadir di tengah masyarakat saat musibah Banjir Karawang melanda.

Rahmat Hidayat January 20, 2026

Karawang – Polri mengerahkan Randurlap (kendaraan dapur lapangan) untuk membantu warga terdampak banjir di Karangligar, Kelurahan Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Senin (19/1/2026).

 

Dapur lapangan disiagakan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, dengan ratusan porsi makanan siap saji didistribusikan kepada warga yang masih bertahan di lokasi terdampak maupun di sekitar pengungsian. Personel Polri juga membantu evakuasi, pengamanan lingkungan, serta pelayanan kemanusiaan lainnya.

 

Inilah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri—bergerak cepat, tulus melayani dan mengayomi, serta selalu hadir bersama masyarakat di saat dibutuhkan. (Rahmat Hidayat)

Diteruskan Berita Terkait

Logo

Wakapolres Batu Bara Hadiri Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara di PRSU 2026 Medan – Wakapolres Batu Bara KOMPOL Supendi, S.H., M.H., mewakili Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 dalam rangka Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara, yang digelar di Panggung Keong Taman Budaya PRSU, Kota Medan, Selasa (21/7/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara Muhammad Syafi’i, S.H., Pj. Sekda Rusyian Heri, Kakan Kemenag Kabupaten Batu Bara Ahmad Jaiz, S.Ag., M.Ag., para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Acara diawali dengan pembukaan dan tari persembahan Melayu, dilanjutkan doa, laporan ketua panitia, pertunjukan Debus, sambutan Ketua DPRD dan Bupati Batu Bara, serta penampilan Tari Kreasi 13 Etnis yang menggambarkan keberagaman budaya di Kabupaten Batu Bara. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan Sertifikat Penetapan Tonun Batu Bara sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, yang menjadi kebanggaan sekaligus bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya daerah. Acara kemudian ditutup dengan penampilan Tari Putri Bertonun, Tari Tor-Tor, foto bersama, dan closing ceremony. Kehadiran Wakapolres Batu Bara dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri terhadap pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 23.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Sumber : Humas Polres Batu Bara

Daerah
Share: