Batu Bara – Dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas dan menyosialisasikan Operasi Ketupat Toba 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara menggelar rapat koordinasi dengan pihak pengelola jalan tol Hutama Karya pada Sabtu (14/03/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di Pintu Gerbang Tol Lima Puluh. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Satlantas Polres Batu Bara AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., beserta jajaran Kanit dan personel Satlantas Polres Batu Bara.
Rapat koordinasi yang berlangsung sekitar dua jam ini fokus pada evaluasi kondisi kecelakaan lalu lintas yang pernah terjadi di ruas Jalan Tol Indrapura-Kisaran serta penyusunan langkah-langkah preventif untuk menjamin kelancaran dan keselamatan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengambil sejumlah langkah konkret guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan tol. “Kita melihat bahwa salah satu faktor utama kecelakaan adalah kurangnya kesadaran pengendara tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kondisi fisik saat berkendara,” jelas AKP Simon E. Simatupang dalam kesempatan tersebut.
Beberapa poin kesepakatan yang dihasilkan dari rapat koordinasi antara lain:
Pertama, pihak Hutama Karya akan bekerja sama dengan Satlantas Polres Batu Bara untuk memberikan edukasi tentang Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) kepada masyarakat pengguna jalan, terutama yang akan melakukan perjalanan jauh jelang mudik. Edukasi ini akan dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk siaran di area tol dan materi yang dibagikan di pintu gerbang tol.
Kedua, akan dilakukan pemasangan spanduk himbauan, rambu-rambu peringatan, serta lampu blitz di titik-titik strategis di jalan tol. Langkah ini bertujuan untuk menarik perhatian pengendara agar tetap fokus dan tidak mengantuk saat melaju di ruas jalan tol yang tanpa hambatan.
Ketiga, pihak pengelola jalan tol akan melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap sistem CCTV yang ada di ruas jalan tol, terutama pada malam hari. Peningkatan kualitas pemantauan CCTV diharapkan dapat memudahkan proses penyelidikan jika terjadi kejadian kecelakaan atau gangguan lainnya.
Keempat, pihak Satlantas akan meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang sering melakukan parkir sembarangan di depan ruas jalan tol. Tindakan ini dapat menghambat aliran lalu lintas dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Pengendara yang melanggar akan mendapatkan teguran dan tilang sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Kelima, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama yang lebih erat dalam hal pemantauan, pengawasan, dan penanganan kejadian di jalan tol. Kerja sama ini akan mencakup koordinasi real-time saat terjadi kondisi darurat atau kemacetan, serta pembagian tugas yang jelas untuk menjamin kelancaran operasional.
Selama kegiatan koordinasi berlangsung, situasi di sekitar Pintu Gerbang Tol Lima Puluh tetap aman dan kondusif. Pihak Hutama Karya menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang akan diambil dan siap untuk melaksanakan semua kesepakatan yang telah disepakati.
“Kita berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian agar jalan tol Indrapura-Kisaran menjadi jalur yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, terutama saat musim mudik nanti,” ujar perwakilan pihak Hutama Karya yang hadir dalam rapat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari serangkaian persiapan Operasi Ketupat Toba 2026 yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik dan lebaran. Pihak Satlantas Polres Batu Bara menyampaikan bahwa langkah-langkah pencegahan ini akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi lapangan seiring dengan semakin dekatnya musim mudik.
Sumber: Kasat Lantas Polres Batu Bara