Batu Bara, 08 Juni 2026 – Perjalanan hidup yang penuh perjuangan mengantarkan Rusli atau yang akrab disapa Acep menjadi Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara dari Fraksi PDI Perjuangan. Berawal dari seorang Office Boy (OB) di salah satu SPBU di Kabupaten Batu Bara, kini ia dipercaya masyarakat untuk duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Batu Bara.
Pada tahun 2003, Rusli memulai kariernya sebagai Office Boy di SPBU. Berkat kerja keras, kedisiplinan, dan kemauannya untuk terus belajar, pada tahun 2004 ia dipercaya menjadi Operator SPBU. Selama kurang lebih 20 tahun mengabdi sebagai operator, Rusli banyak berinteraksi dengan berbagai kalangan masyarakat sehingga memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga sehari-hari.
Berbekal pengalaman tersebut, pada tahun 2019 Rusli mulai terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Pada Pemilihan Legislatif tahun 2019, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, namun belum berhasil meraih kursi legislatif.
Kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah. Rusli terus aktif di tengah masyarakat dan tetap membangun komunikasi dengan warga. Pada Pemilihan Legislatif tahun 2024, ia kembali maju sebagai calon legislatif dari PDI Perjuangan. Berkat kerja keras, dukungan keluarga, kader partai, dan kepercayaan masyarakat, Rusli akhirnya berhasil terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara periode 2024–2029.
“Saya memulai semuanya dari bawah. Kegagalan pada tahun 2019 menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk terus belajar dan semakin dekat dengan masyarakat. Alhamdulillah, pada tahun 2024 masyarakat memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi wakil mereka di DPRD Kabupaten Batu Bara,” ujar Rusli.
Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Komisi I dari Fraksi PDI Perjuangan, Rusli berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, mengawal pembangunan daerah, serta menjadi jembatan antara pemerintah dan rakyat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batu Bara.
Perjalanan Karier Rusli “Acep”
