Skip to content
Rabu 22 Juli 2026

PT Inalum Tajamkan Daya Saing Lewat Inovasi Hijau di TIS 2025

Rahmat Hidayat November 13, 2025

Kuala Tanjung – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kembali menggelar ajang tahunan Technology Innovation Seminar (TIS) 2025, sebagai wujud nyata semangat inovasi dan perubahan berkelanjutan di lingkungan PT Inalum Group.

Tahun ini, TIS mengusung tema “Sharpening Competitiveness for a Sustainable and Green Smelter”, yang mencerminkan komitmen PT Inalum dalam memperkuat daya saing sekaligus mendorong transformasi menuju operasi industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Direktur Operasi Inalum, Ivan Emirsyam, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh insan Inalum yang telah menunjukkan semangat tinggi dalam menghadirkan ide-ide inovatif yang berdampak nyata bagi perusahaan.

“TIS bukan sekadar ajang kompetisi ide, tetapi representasi dari semangat perubahan yang tumbuh di seluruh lini Inalum,” ujarnya.

Melalui inovasi, kita menajamkan daya saing, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dan green industry. Dari TIS, lahir gagasan-gagasan yang membawa Inalum selangkah lebih maju menuju standar global.

Sejak pertama kali digelar pada 2005, TIS telah menjadi wadah utama bagi insan Inalum untuk menyalurkan ide, kreativitas, dan semangat perbaikan berkelanjutan.

Tahun ini, penyelenggaraan TIS menjadi lebih inklusif dengan melibatkan pegawai Inalum dan seluruh anak perusahaan, memperkuat kolaborasi lintas bidang dan memperluas cakupan inovasi di seluruh ekosistem perusahaan.

Pada penyelenggaraan TIS 2025 saat ini, antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 166 peserta dalam 73 tim inovasi. Setelah melalui proses seleksi ketat, 10 tim terbaik berhasil menembus babak semifinal, sebelum akhirnya 6 tim finalis terpilih untuk mempresentasikan proyek inovasi terbaik mereka di hadapan dewan juri.

Setiap ide yang lahir merupakan hasil kerja kolaboratif, riset mendalam, dan komitmen kuat untuk menciptakan perbaikan nyata di area operasi, efisiensi energi, keselamatan kerja, hingga keberlanjutan lingkungan.

Melalui semangat “Innovation for Continuous Improvement”, Inalum berkomitmen untuk memastikan setiap ide inovatif tidak berhenti di tahap kompetisi. Beberapa produk inovasi yang berasal dari TIS telah berhasil diaplikasikan dalam operasional perusahaan.

Diantaranya dalam operasional peleburan, Inalum telah melakukan upgrading tungku 2 dari 195kA menjadi 235kA telah meningkatkan produksi molten metal sebesar 110 ton/tungku setiap tahunnya yang setara dengan peningkatan pendapatan.

Selain itu masih banyak lagi pengembangan operasional perusahaan yang dilakukan berdasarkan ide-ide inovasi dari para peserta TIS dari tahun ketahun seperti modifikasi turbin, Rod Straightening Machine, Konversi BBM ke Gas Alam, dan Upgrading Cover Pot.

Penyelenggaraan TIS 2025 menegaskan langkah Inalum dalam memperkuat budaya inovasi dan terus menajamkan daya saing untuk mewujudkan visi besar perusahaan menjadi pionir industri aluminium nasional yang berkelas dunia.

Diteruskan Berita Terkait

Logo

Wakapolres Batu Bara Hadiri Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara di PRSU 2026 Medan – Wakapolres Batu Bara KOMPOL Supendi, S.H., M.H., mewakili Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 dalam rangka Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara, yang digelar di Panggung Keong Taman Budaya PRSU, Kota Medan, Selasa (21/7/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara Muhammad Syafi’i, S.H., Pj. Sekda Rusyian Heri, Kakan Kemenag Kabupaten Batu Bara Ahmad Jaiz, S.Ag., M.Ag., para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Acara diawali dengan pembukaan dan tari persembahan Melayu, dilanjutkan doa, laporan ketua panitia, pertunjukan Debus, sambutan Ketua DPRD dan Bupati Batu Bara, serta penampilan Tari Kreasi 13 Etnis yang menggambarkan keberagaman budaya di Kabupaten Batu Bara. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan Sertifikat Penetapan Tonun Batu Bara sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, yang menjadi kebanggaan sekaligus bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya daerah. Acara kemudian ditutup dengan penampilan Tari Putri Bertonun, Tari Tor-Tor, foto bersama, dan closing ceremony. Kehadiran Wakapolres Batu Bara dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri terhadap pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 23.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Sumber : Humas Polres Batu Bara

Daerah
Share: