JAKARTA – Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) I dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri melanjutkan agenda peninjauan intensif di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jakarta, pada Kamis (13/8/2026). Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada pendalaman materi melalui wawancara berkala dan pemeriksaan dokumen terkait Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional (Sispamobvitnas).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H., selaku Audit Sispamobvitnas Madya Tk. III Baharkam Polri sekaligus Ketua Tim (Katim) Wasdal I.
Rangkaian agenda hari ini berjalan dengan disiplin dan terstruktur. Tim Wasdal I mengawali pagi dengan merampungkan proses wawancara serta pemeriksaan dokumen penunjang pada Elemen II. Memasuki pertengahan hari hingga sore, verifikasi dokumen dan pendalaman informasi dialihkan secara intensif pada materi Elemen III dan Elemen IV.
Di sela-sela kegiatan, Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H. menegaskan pentingnya konsistensi dalam penerapan standar pengamanan di lingkungan PLN.
“Pengawasan dan pengendalian ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan langkah krusial untuk memastikan bahwa instrumen Sispamobvitnas di PT PLN Kantor Pusat berjalan optimal. Sebagai salah satu Objek Vital Nasional yang paling strategis, aspek pengamanan PLN harus terus dievaluasi dan diperkuat demi menjamin keberlangsungan pelayanan publik dan obvitnas yang aman serta kondusif,” ujar Kombes Pol. Edy Sumardi.
Seluruh rangkaian proses pemeriksaan, yang melibatkan interaksi langsung dengan jajaran manajemen dan penanggung jawab pengamanan internal PT PLN (Persero), berjalan dengan lancar tanpa hambatan teknis. Kondisi di lapangan selama kegiatan terpantau sepenuhnya aman, tertib, dan kondusif.
Laporan berkala mengenai jalannya gita Wasdal I hari kedua ini juga telah diteruskan secara resmi kepada Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri, dengan tembusan kepada Kasubdit Audit Sispamobvitnas Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri.
Diteruskan Berita Terkait
Temuan FORMATSU: Pengadaan Stiker Bansos Rp250 Juta di Batu Bara Diduga Tak Sesuai Kebutuhan Batu Bara – Ferari.co | Forum Masyarakat Transparansi Sumatera Utara (FORMATSU) mengungkap temuan awal terkait dugaan ketidaksesuaian dalam pengadaan stiker penanda bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran 2026. Proyek yang diketahui bernilai Rp250 juta itu menjadi sorotan setelah jumlah stiker yang dicetak dinilai tidak sebanding dengan kebutuhan riil di lapangan.
Wakapolri: Bergabungnya Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo ke UBISA Perkuat Jejaring Nasional Pusat Studi Kepolisian*