Pematangsiantar, 22 Agustus 2026 — Satuan Lalu Lintas Polres Pematangsiantar kembali menempatkan personel di 18 titik persimpangan strategis guna mengamankan arus kendaraan pada jam sibuk sore hari. Kegiatan Pos Padat Sore dilaksanakan pada Sabtu (22/8/2026), pukul 16.30 hingga 18.00 WIB, menyasar ruas-ruas utama yang menjadi pusat pergerakan warga saat pulang beraktivitas.
Penempatan petugas difokuskan di lima ruas jalan terpadat kota, meliputi:
• Jalan Merdeka — 8 titik (Simpang BRI, Surabaya, Bandung, Wahidin, Sutoyo, Bawah Jembatan, Imam Bonjol, dan Cokroaminoto)
• Jalan Sutomo — 6 titik (Simpang Diponegoro/Suzuya, Surabaya/Ganda, Bandung, Sutoyo, Vihara, dan Pattimura)
• Jalan MH. Sitorus — 1 titik (Simpang Adam Malik)
• Jalan Parapat — 2 titik (Ringroad)
• Jalan Saribudolok — 1 titik (Ringroad)
Personel Sat Lantas yang ditempatkan di setiap titik secara aktif mengatur arus kendaraan, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta memberikan himbauan tertib berlalu lintas kepada pengendara.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas serta menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Kota Pematangsiantar.
Meski volume kendaraan terpantau meningkat pada jam tersebut, berkat pengaturan yang terkoordinasi di titik-titik rawan, arus lalu lintas tetap berjalan terkendali dan tidak terjadi kemacetan yang berkepanjangan. Kehadiran petugas di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan baik, lancar, dan tertib. Laporan kegiatan disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., CPHR. kepada Dirlantas Polda Sumut dan Kapolres Pematangsiantar, dengan tembusan kepada Wadir Lantas Polda Sumut serta Para PJU Ditlantas Polda Sumut. (Dwi Putri)
Diteruskan Berita Terkait
Transformasi Pembinaan Berkelanjutan di Lapas Narkotika Pangkalpinang, Inilah Capaian Kinerja 2025
Ustadz Iskal Riswanda Berbagi Pencerahan di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku: Menghadapi Akhir Zaman dengan Perbaikan Diri