DELI SERDANG – Persoalan keamanan tidak cukup hanya dibicarakan dari balik layar. Mendengar langsung keluhan warga menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi kamtibmas di tengah masyarakat.
Hal itu dilakukan jajaran Satresnarkoba Polresta Deli Serdang melalui kegiatan Jumat Curhat, Jumat (25/9/2026), yang digelar di Masjid Nurul Fallah, Dusun VIII, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.
Dalam pertemuan tersebut, personel Satresnarkoba tidak hanya menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan bahaya penyalahgunaan narkoba, tetapi juga membuka ruang dialog secara langsung dengan masyarakat.
Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait keamanan lingkungan. Salah satunya keresahan masyarakat terhadap aksi pencurian yang disebut masih kerap terjadi di wilayah Desa Tanjung Sari.
Warga juga berharap kehadiran Bhabinkamtibmas dapat lebih ditingkatkan sehingga komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin dekat, khususnya dalam mendeteksi serta mencegah gangguan keamanan sejak dini.
Menanggapi keluhan tersebut, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si. melalui Kasatresnarkoba Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H., mendorong masyarakat untuk kembali mengaktifkan Poskamling sebagai salah satu bentuk pengamanan lingkungan berbasis partisipasi warga.
Selain itu, kepolisian juga akan mendorong kegiatan penyuluhan bahaya narkoba serta patroli di kawasan permukiman Desa Tanjung Sari.
Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan setiap gangguan kamtibmas kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui Call Center Polri 110. Peran aktif pemerintah desa dinilai penting untuk memperkuat upaya menjaga keamanan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, warga juga diingatkan agar pengawasan terhadap anak dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua diharapkan aktif memberikan pemahaman dan pengawasan sebagai langkah awal mencegah anak terjerumus dalam pergaulan yang berisiko.
Pendekatan yang dilakukan, lanjutnya, diharapkan tetap mengedepankan komunikasi yang bijaksana, edukatif serta memperhatikan nilai agama, budaya dan ketentuan hukum yang berlaku.
Kegiatan Jumat Curhat tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Warga diberikan ruang untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Tokoh masyarakat Desa Tanjung Sari, Rusli, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran jajaran kepolisian yang telah turun langsung menemui masyarakat.
“Terima kasih atas kehadiran dan perhatian pihak kepolisian. Kami berharap komunikasi seperti ini terus dilakukan sehingga berbagai persoalan keamanan di desa dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Rusli.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tugas polisi, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.@Yan
