Skip to content
Minggu 08 November 2026

Hadiri Bulan Bakti KKP ke-27, Wali Kota Tanjungbalai Jadikan Momentum Memperkuat Kepedulian Terhadap Sumber Daya Perikanan, Hidup Sehat Serta Semangat Membangun Perekonomian Masyarakat

Rahmat Hidayat November 8, 2026

Tanjungbalai, Diskominfo – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri Bulan Bakti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2026 yang diselenggarakan Stasiun PPMHKP (Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan) Tanjungbalai Asahan dan dipusatkan di Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Kota Tanjungbalai, Minggu (8/11/2026)

Turut hadir Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kepala Stasiun PPMHKP (Badan Mutu) Tanjungbalai Asahan Aan Fibro Widodo beserta jajaran serta jajaran OPD lingkup Pemerintah Kota Tanjungbalai.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Berbagai kegiatan sosial turut mewarnai peringatan tersebut, mulai dari kegiatan car free day, senam kesegaran jasmani, bazar UMKM, sosialisasi pangan hasil ikan yang sehat dan bermutu, pengujian formalin pada produk perikanan secara gratis, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Dalam amanatnya, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyampaikan sejumlah hal yang menjadi perhatian, Pertama, hal penting yang perlu menjadi perhatian kita bersama adalah memastikan masyarakat mengonsumsi pangan berbahan ikan yang sehat, aman, dan bermutu.

Kedua, Kota Taniungbalai memiliki potensi sektor kelautan dan perikanan yang sangat besar. Sebagai kota yang memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas perairan dan kehidupan masyarakat pesisir, sektor perikanan telah menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi masyarakat tanjungbalai, ujar Wali Kota

“Berdasarkan data produksi perikanan Kota Taniungbalai tahun 2023 sampai dengan 2025, terlihat adanya peningkatan produksi yang cukup signifikan. Pada tahun 2023, jumlah produksi perikanan tercatat sebesar 10.751 ton. kemudian meningkat menjadi 24.167 ton pada tahun 2024, dan kembali meningkat menjadi 33.769 ton pada tahun 2025,” sebutnya

Untuk itu, kata Wali Kota angka tersebut memberikan gambaran bahwa hasil perikanan Taniungbalai memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang besar. Pembangunan sektor perikanan harus kita arahkan pada peningkatan produksi, kualitas hasil tangkapan, pengolahan, pengemasan, pemasaran, dan perluasan akses pasar.

Selanjutnya Ketiga, salah satu upaya strategis yang sedang kita dorong adalah pengembangan Pulau Buaya sebagai kawasan sentra perikanan Kota Taniungbalai. Rencana ini merupakan bagian dari upaya membangun sektor perikanan secara lebih terarah dan terintegrasi. Pulau Buaya memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan yang mendukung aktivitas produksi, pengolahan, pemasaran, dan pengembangan ekonomi masyarakat berbasis perikanan, jelas Mahyaruddin

Wali Kota Mahyaruddin juga menegaskan bahwasanya Pemko Tanjungbalai akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan sektor perikanan dan UMKM. Kita ingin agar nelayan semakin sejahtera, pelaku usaha semakin berkembang, konsumen mendapatkan produk yang aman dan berkualitas, serta perekonomian daerah semakin kuat. Semua upaya tersebut sejalan dengan cita-cita pembangunan melalui Visi Tanjungbalai : Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera

Diakhir Sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin mengajak semua pihak agar menjadikan peringatan bulan bakti kementerian kelautan dan perikanan ke-27 tahun 2026 ini sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sumber daya perikanan, meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta semangat membangun perekonomian masyarakat.

Share: